Agen Casino

Agen Casino
Agen Casino

Monday, July 8, 2013

Agen Casino Terpercaya - Bagaimana Inverted Winger Bekerja

Agen Casino Terpercaya -  Bagaimana Inverted Winger Bekerja

thumbnail 
Agen Casino Terpercaya

Bayern Munich menjadi juara Liga Champions dengan senjata andalan yang sedang jadi mode di Eropa: inverted winger. Betapa mematikannya inverted winger mereka melalui Arjen Robben dan Frank Ribbery.

Inverted winger adalah pemain sayap yang menempati sisi lapangan yang berlawanan dengan kekuatan kaki terbaiknya. Seorang pemain sayap berkaki kidal ditempatkan di sisi kanan, sementara pemain berkaki kanan di taruh di sisi kiri -- itulah inverted winger.

Agen Casino Online

Dengan pertukaran posisi macam itu, seorang inverted winger bisa mengkreasi peluang bagi dirinya sendirinya dengan cara membawa bola ke dalam [cutting inside], lalu melakukan percobaan mencetak gol dengan kaki terkuatnya. Misal: seorang kidal di sisi kanan, bisa membawa bola ke tengah atau ke depan kotak penalti, dan bisa langsung melakukan shot dengan kaki kirinya. Dia tak harus memindahkan bola ke kaki terkuatnya lebih dulu karena bola sudah ada di kaki terkuatnya.

Ketika melakukan gerakan memotong ke dalam, seorang pemain sayap akan memaksa fullback untuk merebut bola dengan kekuatan kaki lemahnya, dengan mayoritas seorang fullback menempati sisi di mana pada kekuatan kaki terbaiknya. Jika ingin mengambil bola dengan kaki terbaik, fullback harus paling tidak memutar badan untuk memindahkan kaki terkuatnya mendekati lawan. Dengan memutar badan, maka bisa ditebak ia akan kalah beberapa langkah dari pemain sayap yang sudah pasti berlari kencang mendekati kotak penalti.

Agen Casino 338a

Untuk opsi pertama tentu dengan memasang fullback tangguh yang mampu memenangi duel one by one. Atau cara ekstrim lain dengan melawan memakai inverted fullback, misalnya dengan memasang seorang bek kidal di sisi kanan dan sebaliknya. Misal: Glenn Johnson yang dominan kaki kanan di era Kenny Dalglish malah ditempatkan sebagai fullback kiri. Namun hal ini akan mengurangi support dalam menyerang dan cenderung membuat tim menjadi bermain bertahan. Lagi pula, seorang inverted fullback umumnya bukan dipasang untuk mengantisipasi inverted-winger, tapi malah untuk berperan seperti inverted-winger saat menyerang.

Cara lain yang lebih memungkinkan adalah memasang double pivot yang beroperasi di depan back-four dengan membagi beban tanggung jawab antara kedua pivot. Satu pemain menjaga pemain sayap lawan yang melakukan cutting-inside, dan pivot lain menjaga atau menutup ruang gerak pemain lawan yang lain.

Ini yang dilakukan, misalnya, Manchester United musim lalu saat menghadapi Real Madrid di perdelapan final Liga Champions. Fergie memasang Phil Jones sebagai tandem Michael Carrick sebagai double-pivot yang melindung pertahanan. Jones dipasang dengan tugas pokok adalah menjaga area di depan back-four agar tidak dieksploitasi oleh Cristiano Ronaldo.

Berita Bola by

www.taruhanbola338.com

No comments:

Post a Comment